MAKNA KEBERKAHAN DALAM PEKERJAAN: PERSPEKTIF KARYAWAN BANK SYARIAH INDONESIA (BSI) KCP PALU BASUKI RAHMAT

Authors

  • Sefti Wahyuningsih
  • Abd. Wahab

DOI:

https://doi.org/10.70281/6zv8te13

Keywords:

keberkayan, makna kerja, karyawan, bank syariah, etika bisnis ilam

Abstract

 

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna keberkahan dalam pekerjaan dari perspektif karyawan Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Palu Basuki Rahmat. Keberkahan dalam pekerjaan merupakan konsep penting dalam Islam yang tidak hanya berkaitan dengan aspek material, tetapi juga mencakup dimensi spiritual dan etis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap karyawan BSI yang telah bekerja minimal dua tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karyawan memaknai keberkahan dalam pekerjaan sebagai ketenangan batin, kehalalan rezeki, rasa cukup, serta keyakinan bahwa pekerjaan yang dijalani bernilai ibadah dan membawa manfaat. Keberkahan dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu niat kerja yang ikhlas, kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah, lingkungan kerja Islami, serta penerapan etika kerja yang menjunjung tinggi kejujuran dan amanah. Meskipun menghadapi tekanan target dan tuntutan kinerja, karyawan yang memiliki kesadaran spiritual cenderung mampu mempertahankan makna keberkahan dalam pekerjaannya. Penelitian ini menegaskan bahwa keberkahan dalam pekerjaan merupakan fondasi penting bagi terciptanya makna kerja dan kinerja berkelanjutan di lingkungan perbankan syariah.

Downloads

Published

2026-07-18

Issue

Section

Articles