REKONSTRUKSI KURIKULUM BERBASIS CINTA UNTUK MENUMBUHKAN SIKAP CINTA TANAH AIR
DOI:
https://doi.org/10.70281/h770zs20Keywords:
Kurikulum berbasis cinta, rekonstruksi kurikulum, cinta tanah air, pendidikan karakter, Kurikulum MerdekaAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis rekonstruksi kurikulum berbasis cinta sebagai upaya menumbuhkan sikap cinta tanah air pada peserta didik di tengah tantangan globalisasi dan melemahnya karakter kebangsaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berbasis cinta merupakan paradigma pendidikan yang mengintegrasikan nilai kasih sayang, empati, kepedulian, penghormatan, dan tanggung jawab ke dalam seluruh komponen kurikulum, meliputi tujuan, materi, strategi pembelajaran, dan evaluasi. Pendekatan ini memiliki relevansi yang kuat dengan pembentukan karakter peserta didik, khususnya dalam menumbuhkan sikap cinta tanah air melalui internalisasi nilai hubbul wathan, keteladanan guru, penciptaan budaya sekolah yang humanis, serta implementasi pembelajaran kontekstual berbasis pengalaman. Selain itu, kurikulum berbasis cinta selaras dengan implementasi Kurikulum Merdeka, terutama melalui Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang berorientasi pada pengembangan karakter, gotong royong, dan kebinekaan. Oleh karena itu, rekonstruksi kurikulum berbasis cinta dapat menjadi alternatif strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan, kepedulian sosial, dan rasa cinta tanah air yang diwujudkan dalam perilaku nyata.









