REVITALISASI DIBA'IYAH DAN TPQ DI PETERONGAN: STRATEGI PELESTARIAN TRADISI KEAGAMAAN LOKAL
Keywords:
revitalisasi, Diba'iyah, TPQ, pelatihan kepemimpinan, kurikulum, penyadaran masyarakatAbstract
Revitalisasi tradisi keagamaan Diba'iyah dan TPQ Al-Ikhlas di Desa Peterongan, Dusun Kampung Baru menghadapi tantangan serius terkait penurunan partisipasi dan kepengurusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi solusi efektif untuk menghidupkan kembali kegiatan tersebut melalui pelatihan kepemimpinan, pengembangan kurikulum, dan penyadaran masyarakat. Metode pengabdian yang digunakan mencakup pelatihan kepemimpinan dan manajemen, pembaruan kurikulum TPQ, serta kampanye pelestarian tradisi. Pelatihan meningkatkan keterampilan organisasi peserta, sedangkan kurikulum baru berhasil menarik minat anak-anak, dengan partisipasi meningkat 50%. Kampanye penyadaran berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pelestarian tradisi hingga 90%. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi metode yang tepat dapat mengatasi tantangan dalam pelestarian tradisi keagamaan. Kesimpulannya, pelatihan dan pengembangan kurikulum yang sesuai serta kampanye penyadaran terbukti efektif dalam menghidupkan kembali dan mempertahankan kegiatan Diba'iyah dan TPQ.