Perkembangan Bahasa-Seni Siswa Usia Dasar (Studi Kasus di SD Negeri Nanggulan Maguwoharjo Sleman Yogyakarya)

  • Muhammad Ruston Nawawi STIT NU Sumber Agung OKU Timur
Keywords: Perkembangan, Bahasa-Seni, Usia Dasar

Abstract

Bahasa pada hakikatnya adalah ucapan pikiran dan perasan manusia secarateratur, yang mempergunakan bunyi sebagai alatnya.[1]Sementara itu bahasamerupakan struktur dan makna yang bebas dari penggunanya, sebagai tanda yangmenyimpulkan suatu tujuan. Sedangkan bahasa menurut kamus besar BahasaIndonesia, bahasa berarti sistem lambang bunyi yangarbitrer, yang digunakan oleh semua orang atau anggota masyarakat untukbekerjasama, berinteraksi, dan mengidentifikasi diri dalam bentuk percakapanyang baik, tingkah laku yang baik, sopan santun yang baik. Seni dan bahasa memainkan peranan yang besar dan signifikan dalam perkembangan satu sama lain. Bahkan kedua bidang itu saling mempengaruhi dan menyumbang terhadap perkembangan satu sama lain. Atas dasar itu, tidak terlalu berlebihan jika mengatakan bahwa kemunduran salah satu bidang tersebut akan berpengaruh pada bidang yang lain. Kendati begitu, terdapat kecenderungan bagi masyarakat secara umumnya untuk mengaitkan hubungan antara seni dan bahasa.Tanggapan tersebut biarpun benar, sebenarnya kurang tepat.Secara umum, seni sebagai hasil pantulan adab, adat dan budaya mengguakan bahasa sebagai wadah menyampaikan gagasan, teknik serta falsafah seni.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A.Hadisuparto dan H. Koestoer Partowisastro,Tentang Diagnosa Dan Pemecahan Kesulitan Belajar, Jilid 2, Jakarta : Erlangga, 1984.
Alwi Hasan, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 2002.
Atan Hamdju dan Armilah Windawati Tentang Pengetahuan Seni Musik untuk SMA, SPG dan Sederajat Jilid I. Jakarta: Mutiara Sumber Widya, 1998.
Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2005 Tentang Panduan Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Kompetensi, (Jakarta: Direktorat PPTK dan KPT Dirjen Dikti, 2005.
Harun Rasyid & Asrori, Mansyur Tentang Penelitian Tindakan Kelas, Yogyakarta: Multi Press.2009.
Hurlock Elizabeth B, Tentang Perkembangan Anak, Jakarta: Erlangga, 2013.
JamarisMartini, Tentang Perkembangan dan pengembangan anak usia taman kanak-kanak, Jakarta: Grasindo, 2006.
Kurnia Rita. Tentang Metodologi pengembangan bahasa anak usia dini.Pekanbaru : Cendekia Insan, 2009.
Kementrian Pendidikan Nasional Tahun 2010 Tentang Pendidikan Karakter Teori dan Praktek, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Lamp, 3.
Khoiriyah, Anizar Ahmad dan Dewi Fitriani,2016 “Model Pengembangan Kecakapan Berbahasa Anak Yang Terlambat Berbicara (Speech Delay)” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini, 1 (1).

Suhartono, Tentang Pengembangan keterampilan bicara anak usia dini, Jakarta: Depdiknas, 2005.
Siti Sundari dan Rumini Sri Tentang Perkembangan Anak dan Remaja, Jakarta: Rineka Cipta, 2004.
Susanto Ahmad, Perkembangan Anak Usia Dini, Jakarta: Kencana Prenada. Media Group, 2011.
Waskito A.A. , Kamus Praktis Bahasa Indonesia, Jakarta: Wahyu Media, 2009.
Yusuf LN Syamsu, Psikologi perkembangan anak & remaja, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2014.
https://lifestyle.kompas.com/read/2017/12/09/Gangguan.Perkembangan.Bahasa.pada.Anak,diakses pada tanggal 19 April 2018.
http://eprints.uny.ac.id_Perkembangan+Kemampuan+Berbahasa+1.+Pengertian+Kemampuan+Bahasa, diakses pada tanggal 19 April 2018.
Published
2022-10-08
Section
Articles