STRATEGI ORANG TUA DALAM MENANAMKAN DISIPLIN MENGHAFAL AL QUR’AN KEPADA ANAK DI ERA DIGITAL: STUDI KASUS KELUARGA QUR’ANI
DOI:
https://doi.org/10.70281/jurnalpendidikandanekonomi.v2i01.974Keywords:
Disiplin Hafalan, Orang Tua, Al-Qur’an, Era Digital, Keluarga Qur’aniAbstract
Penelitian ini mengkaji strategi orang tua dalam menanamkan disiplin menghafal Al-Qur’an kepada anak di tengah tantangan era digital, dengan fokus pada keluarga Qur’ani sebagai unit studi kasus. Dalam konteks meningkatnya penggunaan gadget oleh anak-anak usia dini yang berdampak pada fokus dan spiritualitas, studi ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis praktik konkret yang dilakukan orang tua dalam membangun kedisiplinan hafalan secara terstruktur, emosional, dan religius. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi pustaka yang diperkaya oleh studi kasus, wawancara mendalam, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi disiplin hafalan terbentuk melalui kombinasi antara penjadwalan harian, pengelolaan penggunaan teknologi, serta dukungan emosional dan spiritual. Orang tua secara aktif memfasilitasi lingkungan Islami di rumah, menggunakan aplikasi hafalan sebagai alat bantu, dan menerapkan sistem reward berbasis kontrol digital. Temuan ini menekankan pentingnya integrasi antara habit formation, keterlibatan emosional, serta adaptasi teknologi dalam konteks budaya religius. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya literatur digital parenting Islami dan memberikan panduan praktis bagi keluarga Muslim dalam membentuk karakter Qur’ani anak secara berkelanjutan di era modern






