MODEL PENDEKATAN SOSIO EMOSIONAL DALAM PENGELOLAAN KELAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SDN 1 TELUKJAMBE TIMUR KARAWANG
DOI:
https://doi.org/10.70281/2x5m4s39Kata Kunci:
pendekatan sosio emosional, pendidikan agama islam, interaksi sosial, kesejahteraan emosionalAbstrak
Penelitian ini menginvestigasi pengaruh penerapan pendekatan sosioemosional terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN 1 Telukjambe Timur, Karawang. Pendekatan ini dianalisis dalam konteks interaksi sosial antarpeserta didik serta pengembangan kesejahteraan emosional. Metode studi kasus digunakan dalam penelitian ini, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan bahwa penerapan pendekatan sosioemosional meningkatkan interaksi sosial yang positif di antara peserta didik, mendorong kerjasama dalam kelompok, dan mengembangkan kemampuan mengelola konflik dengan bijaksana. Selain itu, pendekatan ini juga berkontribusi pada pengembangan kesejahteraan emosional peserta didik, meningkatkan kesadaran diri, mengatasi stres, dan membentuk hubungan yang mendukung. Kerjasama yang kuat antara guru, orangtua, dan sekolah terbukti menjadi kunci sukses penerapan pendekatan ini, dengan masing-masing pihak memberikan dukungan dan bimbingan yang mendukung perkembangan sosioemosional peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan sosioemosional memiliki dampak positif dalam membentuk karakter, keterampilan sosial, dan kesejahteraan emosional peserta didik. Rekomendasi diberikan untuk pengembangan lebih lanjut dalam menerapkan pendekatan ini di berbagai konteks pendidikan.
Referensi
Andriani, A. (2014). Kecerdasan emosional ( emotional quotient ) dalam peningkatan prestasi belajar. Edukasi, 02, 459–472.
Nauli Thaib, E. (2013). Hubungan Antara Prestasi Belajar Dengan Kecerdasan Emosional. Jurnal Ilmiah Didaktika, 13(2), 384–399. https://doi.org/10.22373/jid.v13i2.485
Pai, P. (2003). MODEL PENGEMBANGAN PENDIDIKAN NILAI DALAM PEMBELAJARAN PAI Mohammad Dzofir. 20, 100–116.
Prihatsanti, U., Suryanto, S., & Hendriani, W. (2018). Menggunakan Studi Kasus sebagai Metode Ilmiah dalam Psikologi. Buletin Psikologi, 26(2), 126. https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.38895
Qomariah, D. N., Kuswandi, A. A., Saripatunnisa, Y., Noviana, I. P., & Enurmanah, E. (2022). Keterlibatan Orang Tua Dalam Program Pendidikan Anak Usia Dini. Early Childhood: Jurnal Pendidikan, 6(2), 31–44.
Rahmawati, P., & Saptandari, E. W. (2021). Peran Keterampilan Sosial-Emosional Guru terhadap Regulasi Emosi Siswa Sekolah Inklusi. Jurnal Ilmu Perilaku, 4(2), 120. https://doi.org/10.25077/jip.4.2.120-134.2020
Shaifudin, A. (2020). Pendekatan Sosio-Emosional dalam Pembelajaran. El-Wahdah:Jurnal Pendidikan, 1(1), 18.
Sosial, B. I. (2023). Pengembangan Soft Skill Peserta Didik melalui Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (Studi di Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Jombang).
Syamsul Hadi, S. H. (2013). Pembelajaran Sosial Emosional Sebagai Dasar Pendidikan Karakter Anak Usia Dini. Jurnal Teknodik, 15(2), 227–240. https://doi.org/10.32550/teknodik.v0i0.104
LTusyana, E., Trengginas, R., & . S. (2019). ANALISIS PERKEMBANGAN SOSIAL-EMOSIONAL TERCAPAI SISWA USIA DASAR. INVENTA, 3(1), 18–26. https://doi.org/10.36456/inventa.3.1.a1804
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
