Implikasi Pandemi Covid-19 Terhadap Kreativitas Desain Pembelajaran Guru PAI di MTsN 8 Ngajuk
DOI:
https://doi.org/10.52166/tabyin.v4i01.167Kata Kunci:
Pandemi Covid-19, Kreativitas Desain Pembelajaran, Guru PAIAbstrak
Kemampuan guru untuk menyampaikan pelajaran merupakan faktor penting dalam menentukan kecepatan pencapaian suatu siklus belajar. Seorang pendidik harus memiliki pilihan untuk menggabungkan materi dengan hati-hati dan fokus pada strategi penyampaian. Keberhasilan guru dalam menyampaikan materi sangat bergantung pada kelancaran komunikasi dengan siswa. Sejalan dengan itu, penting untuk memiliki media pembelajaran yang bekerja dengan korespondensi antara pendidik dan peserta didik.
Adapun tujuan dalam penelitian ini ialah pertama, mengetahui bentuk-bentuk desain pembelajaran jarak jauh dimasa Covid-19 oleh guru PAI di MTsN 8 Nganjuk. Kedua, untuk mendeskripsikan faktor pendukung guru PAI dalam menyajikan pembelajaran jarak jauh di MTsN 8 Nganjuk. Ketiga, mendeskripsikan faktor penghambat guru PAI dalam menyajikan pembelajaran jarak jauh di MTsN 8 Nganjuk.
Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif. Pada penelitian ini, Guru PAI menjadi obyek penelitian. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Artinya data yang dikumpulkan bukan berupa angka-angka, melainkan data tersebut berasal dari naskah wawancara, catatan lapangan, dan dokumen resmi lainnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Pertama, bentuk penugusan pada siswa yaitu menggunakan beberapa aplikasi yang digunakan oleh guru dalam melaksanakan pembelajaran daring tersebut seperti, Whatsapp, Google Form, Google Meet, dan Youtube. Kedua, Faktor pendukung dari proses pembelajaran daring ini yaitu, sekolah memfasilitasi wifi untuk guru-guru guna menunjang proses pembelajaran daring selama guru berada disekolah. Fasilitas wifi yang diberikan oleh sekolah digunakan untuk membuat video pembelajaran dan memberikan video pembelajaran tersebut kepada siswa. Ketiga, Faktor penghambat dalam mengimplementasikan pembelajaran daring di MTsN 8 Nganjuk yaitu, kurangnya efektifitas dan efisiensi waktu dikarenakan orang tua siswa yang sibuk bekerja. Adapun faktor penghambat lainnya yaitu, terkendala dalam sinyal dan kuota internet. Faktor penghambat lainnya dalam mengimplementasikan pembelajaran daring yaitu dari antusias siswa yang kurang.
