Kepemimpinan Kiai dalam Mengembangkan Wirausaha Santri di Pondok Pesantren At Tahdzib Jombang
DOI:
https://doi.org/10.52166/tabyin.v5i1.243Kata Kunci:
kepemimpinan kiai, wirausahaAbstrak
Pondok pesantren, pada perkembangannya bukan hanya memberikan pendidikan keagamaan. Pesantren juga memberikan bekal kewirausahaan pada para santrinya. Pemberian bekal kewirausahaan ini bertujuan agar alumninya dapat berkontribusi dalam penciptaan lapangan kerja di samping memiliki kemampuan bidang keagamaan sebagai sarana dakwah.begitu juga dengan pondok pesantren at-tahdzib Ngoro Jombang. Pondok yang berbasis thoriqoh tersebut membekali santri dengan ilmu kewirausahaan. Penelitian ini mengunakan penelitian literatur, Ada tiga teknik pengumpulan data yang dipergunakan; wawancara, observasi dan dokumenasi. Sedangkan aktivitas dalam analisis meliputi reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), serta penarikan kesimpulan dan verifikasi (conclusion drawing verification). Sedangkan teknik untuk mengecek kredibilitas data dilakukan dengan Triangulasi teknik dan Triangulasi sumber Gaya/Tipe kepemimpinan kyai pondok pesantren at Tahdzib dalam mengembangkan wirausaha santri lebih dominan menggunakan tipe demokratis terlihat dari beberapa hal yang dilakukan kyai seperti musyawarah, menerima saran/kritik secara terbuka. Sedangkan strategi yang diterapkan untuk mengembangkan wirausaha santri ada empat yaitu pengenalan dunia usaha sesuai Islam, penyaluran ilmu wirausaha kepada santri, implementasi ilmu wirausaha dengan melakukan usaha dan yang terahir adalah evaluasi program wirausaha santri
