Pola Pendidikan Iklusif (Studi Bagi Anak Yang Mengalami Emosional Dan Perilaku)
(Studi Bagi Anak Yang Mengalami Emosional Dan Perilaku)
DOI:
https://doi.org/10.52166/tabyin.v6i01.609Kata Kunci:
Pendidikan Inklusif, Emosional, Perilaku, SLBAbstrak
Pola pendidikan inklusif mewakili penyelenggaraan pendidikan yang memberikan peluang kepada peserta didik dengan kelainan dan potensi kecerdasan atau bakat istimewa untuk mengikuti pembelajaran dalam lingkungan pendidikan bersama-sama. Anak berkebutuhan khusus, seperti yang mengalami perkembangan emosional yang kompleks, hiperaktif, dan konsentrasi buruk, sering menghadapi tantangan dalam proses pembelajaran di kelas. Gangguan ini memengaruhi kemampuan mereka untuk mengendalikan emosi, yang pada gilirannya memengaruhi keterlibatan dan pemahaman konsep diri mereka. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Luar Biasa (SLB) ABC Melati untuk mengeksplorasi aspek perkembangan emosional dan perilaku pada peserta didik. Metode observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data deskriptif yang mencakup kata-kata, gambaran, dan perilaku peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih mendalam tentang tantangan yang dihadapi anak berkebutuhan khusus dalam konteks pendidikan inklusif dan mendorong pendekatan pendidikan yang lebih holistik
