Konsep Pendidikan Akhlak Menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyah: Studi Literatur Perspektif Pendidikan Islam
DOI:
https://doi.org/10.70281/tabyin.v6i01.985Kata Kunci:
moral education,, Ibn Qayyim, role modelingAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemikiran Ibnu Qayyim Al-Jauziyah mengenai pendidikan akhlak dalam perspektif Islam serta relevansinya bagi pembentukan karakter anak sejak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka di mana peneliti mengumpulkan, membaca dan menganalisis berbagai sumber tertulis seperti buku, jurnal dan artikel ilmiah yang berkaitan dengan gagasan Ibnu Qayyim tentang pembentukan akhlak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan akhlak menurut Ibnu Qayyim tidak hanya berupa pengajaran teori moral, tetapi merupakan proses berkelanjutan yang melibatkan keteladanan, pembiasaan dan bimbingan yang konsisten. Pendidikan akhlak harus dimulai dari keluarga, diperkuat di sekolah dan dijaga dalam lingkungan masyarakat. Ia membagi pendidikan akhlak menjadi dua aspek utama, yaitu pendidikan hati dan pendidikan perbuatan yang saling berkaitan dalam membentuk karakter seseorang. Nilai-nilai seperti kejujuran, kesabaran, tanggung jawab, rendah hati, hormat kepada guru dan orang tua serta menjaga lisan menjadi fokus utama dalam proses pendidikan menurut Ibnu Qayyim. Artikel ini merekomendasikan agar orang tua, guru dan lembaga pendidikan menjadikan konsep ini sebagai panduan dalam menanamkan nilai-nilai moral secara efektif dan berkelanjutan.
