ETIKA PENDIDIKAN DALAM ISLAM: ANALISIS PEMIKIRAN AL-FARABI DAN AL-KINDI
DOI:
https://doi.org/10.70281/t2mp1354Kata Kunci:
Etika Pendidikan Islam, Al Farabi, Al Kindi, Pendidikan Akhlak.Abstrak
Etika merupakan aspek fundamental dalam pendidikan Islam yang menjadi pedoman bagi pendidik dan peserta didik. Konsep etika pendidikan telah dibahas oleh beberapa pemikir Muslim terkemuka, termasuk Al-Farabi dan Al-Kindi. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian pustaka (Library reseach) disebut penelitian pustaka. Menggunakan metode kajian pustaka yang dilakukan dengan cara mengumpulkan berbagai sumber referensi seperti buku, jurnal, artikel, dan dokumen lain yang terkait dengan topik yang dibahas Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Farabi menekankan pentingnya pendidikan akhlak sebagai fondasi utama dalam membentuk manusia sempurna (al-insan al-kamil). Ia menganjurkan pengajaran nilai-nilai seperti keadilan, kebijaksanaan, keberanian, dan kesederhanaan. Sementara itu, Al-Kindi menekankan pentingnya mencari ilmu pengetahuan dengan niat yang tulus dan murni untuk mencapai kebahagiaan sejati (sa’adah). Ia juga menganjurkan kebebasan berpikir dan dialog dalam proses pendidikan agar peserta didik dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan logis. Penelitian ini menemukan bahwa pemikiran Al-Farabi dan Al-Kindi masih relevan dan dapat menjadi landasan etika dalam pendidikan Islam kontemporer dengan penekanan pada pembentukan karakter mulia, integrasi ilmu dan nilai spiritual, kebebasan berpikir, serta peran guru sebagai teladan.
Unduhan
Referensi
A’wani, Ghulamriza. (2004). “Transfer of Ethical Texts to The Islamic World” dalam Behruz Rafiee, Ethics in Islam. Tehran: Alhoda.
Adamson, P. (2007). Al-Kindi. Stanford Encyclopedia of Philosophy. https://plato.stanford.edu/entries/al-kindi/
Al-Ghazali. (2005). Ihya' Ulumuddin (The Revival of Religious Sciences). Beirut: Dar al-Kotob al-Ilmiyah.
Al-Jumbulati, Ali dan Abul Futuh at-Tuwaanisi. (2002). Perbandingan Pendidikan Islam. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta
Anna, Delekta., Justyna, Stecko. (2016). History of ethical thought in the context of ethics management. Modern Management Review, doi: 10.7862/RZ.2016.MMR.42.
Asy’arie, Musa. (2001). Filsafat Islam Sunah Nabi dalam Berfikir. Yogyakarta: LES-FI.
Bajunid, O. F. (2008). The Philosophical Thoughts of Al-Farabi and Their Influence on the Malay Civilization. IIUM Press.
Basri, Hasan. (2013). Filsafat Islam. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.
Evi, Gusliana., Nurlela. (2022). Islamic religious education in shaping character in higher education. Al-Ibda, doi: 10.54892/jpgmi.v2i02.244.
Harahap, Nursapia. (2014). Penelitian Kepustakaan. Jurnal Iqra’ Volume 08 No.01, Mei.
Khairunnisah, Hasibuan., Mardinal, Tarigan., Marzuki, Marzuki. (2023). Hakikat Pendidik Dalam Pendidikan Islam. El-Mujtama, doi: 10.47467/elmujtama.v3i3.3038.
Maftukhin. (2012). Filsafat Islam. Yogyakarta: Teras.
Makhsin, Mardzelah. (2006). Sains Pemikiran dan Etika. Kuala Lumpur: PTS Professional Publishing Sdn, Bhd.
Müfit, Selim, Saruhan. (2023). Turkey Al-Kindî About Religion And Interpretation In Life. Ri'ayah : jurnal sosial dan keagamaan, doi: 10.32332/riayah.v8i1.6388.
Najati, Muhammad ‘Utsman. (2002). Jiwa Dalam Pandangan Filosof Muslim. Bandung: Pustaka Hidayah.
Nur, Hasanah., Shafira, Dhaisani, Sutra., Istiqomah, Istiqomah., M., H., Dewantara., Saad, Boulahnane. (2022). The Role of Islamic Education in Teaching Moral Values to Students. Mudarrisa: Jurnal Kajian Pendidikan Islam, doi: 10.18326/mdr.v14i1.33-47.
Nurul, Islam. (2023). Pemikiran Al-Kindi (Rasional-Religius) Tentang Pendidikan Islam Dan Relevansinya Terhadap Pendidikan Islam Kontemporer. Madania, doi: 10.24014/jiik.v13i1.22055.
Rahmap, Rahmap. (2014). Aliran basrah; sejarah lahir, tokoh dan karakteristiknya. At-Turats, doi: 10.24260/AT-TURATS.V8I1.104.
Rohini, De, A., Seneviratne. (2023). Ethics of research. Journal of The National Science Foundation of Sri Lanka, doi: 10.4038/jnsfsr.v51i2.11747.
Rosenthal, E. I. J. (2007). Political Thought in Medieval Islam. Cambridge University Press.
Sainih. (2014). Kedudukan Ilmu Pengetahuan, Jurnal Koordinat Vol XIV No. 2 Oktober 2014, Ciputat: Kopertais Wilayah 1.
Soleh. H.A. Khudori. (2013). Filsafat Islam: Dari Klasik Hingga Kontemporer. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.
Sudarsono, (2010). Filsafat Islam. Jakarta: Rineka Cipta.
Suhayb, Amin, Nadir. (2015). Investigating the Place of Imagination in Farabi's Epistemological Theory. Asian Social Science, doi: 10.5539/ASS.V11N22P220.
Taqi’, Muhammad dan Mishbah Yazdi. (2003). Philisophical Instructions: An Introduction to Contemporary Islamic Philosophy, terj. Musa Kazhim dan Saleh Bagir. Bandung: Mizan.
Taufik, Muhammad. (2016). Etika dalam Perspektif Filsafat Islam” dalam Zuhri, Etika: Teori dan Praktek. Yogyakarta: FA Press.
Tomasz, Stefaniuk. (2022). Man in Early Islamic Philosophy - Al-Kindi and Al-Farabi. Ruch Filozoficzny, doi: 10.12775/rf.2022.023.
Yamani. (2002). Filsafat Politik Islam: Antara Al-Farabi dan Khomeini. Bandung: Mizan.
Zar, Sirajuddin. (2012). Filsafat Islam: Filosof dan Filsafatnya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Zuhri. (2016). Etika: Teori dan Praktek. Yogyakarta: FA Press.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Muhammad Miftah, Mukh. Nursikin

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.


