MANAJEMEN STRATEGI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN BIMBINGAN KONSELING DI MADRASAH ALIYAH NIHAYATUL AMAL PURWASARI

Penulis

  • Didah Nursayidah
  • Acep Nurlaeli
  • Abdul Kosim

DOI:

https://doi.org/10.70281/0j8xb369

Kata Kunci:

Manajemen Strategi, Bimbingan Konseling

Abstrak

Latar belakang dari penelitian ini adalah mengungkap perilaku mengejek atau intimidasi siswa sedemikian rupa sehingga mereka menjadi tidak aman dan tidak mau menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Masih banyak siswa yang melanggar tata tertib sekolah seperti terlambat masuk sekolah, membolos, tidak menanggalkan pakaian sehingga menyebabkan hilangnya kedisiplinan siswa. Tujuan pengajaran adalah untuk membantu siswa mengembangkan kehidupan pribadi, sosial, akademik, perencanaan, dan profesional mereka. Layanan bimbingan dan konseling memfasilitasi perkembangan peserta didik secara individu, atau kelompok, sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, minat, perkembangan, kondisi, dan peluangnya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, konselor, guru mata pelajaran dan siswa MA Nihayatul Amal Purwasari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Perencanaan meliputi penyusunan program layanan bimbingan dan konseling oleh konselor pada awal tahun pelajaran sebagai program tahunan yang mencakup jangka panjang, menengah dan pendek. Pelaksanaan bimbingan konseling meliputi beberapa kegiatan, yaitu bimbingan sosial, pengajaran kelompok dan pengajaran individual. sehingga dapat memudahkan melanjutkan ke perguruan tinggi atau menuju dunia kerja setelah menyelesaikan studi dengan alokasi waktu yang disesuaikan. Kendala atau kendala adalah terbatasnya jumlah pengajar dan konselor bagi konselor untuk bekerja sama dengan wali kelas dan kepala sekolah. 

 

Latar belakang dari penelitian ini adalah mengungkap perilaku mengejek atau intimidasi siswa sedemikian rupa sehingga mereka menjadi tidak aman dan tidak mau menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Masih banyak siswa yang melanggar tata tertib sekolah seperti terlambat masuk sekolah, membolos, tidak menanggalkan pakaian sehingga menyebabkan hilangnya kedisiplinan siswa. Tujuan pengajaran adalah untuk membantu siswa mengembangkan kehidupan pribadi, sosial, akademik, perencanaan, dan profesional mereka. Layanan bimbingan dan konseling memfasilitasi perkembangan peserta didik secara individu, atau kelompok, sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, minat, perkembangan, kondisi, dan peluangnya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, konselor, guru mata pelajaran dan siswa MA Nihayatul Amal Purwasari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Perencanaan meliputi penyusunan program layanan bimbingan dan konseling oleh konselor pada awal tahun pelajaran sebagai program tahunan yang mencakup jangka panjang, menengah dan pendek. Pelaksanaan bimbingan konseling meliputi beberapa kegiatan, yaitu bimbingan sosial, pengajaran kelompok dan pengajaran individual. sehingga dapat memudahkan melanjutkan ke perguruan tinggi atau menuju dunia kerja setelah menyelesaikan studi dengan alokasi waktu yang disesuaikan. Kendala atau kendala adalah terbatasnya jumlah pengajar dan konselor bagi konselor untuk bekerja sama dengan wali kelas dan kepala sekolah. 

 

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Aqib, Z. (2021). Bimbingan & Konseling di Sekolah & Perguruan Tinggi Teori & Aplikasinya (A. R. P. Utami (ed.)). penerbit ANDI (Anggota IKAPI).

Henni Syafriana Nasution, M., & Abdillah. (2018). Bimbingan Dan Konseling. Konsep,Teori,Dan Aplikasinya.

Muftahulhuda Anam, E. D. (2018). Pengantar Manajemen Strategik 1. In Jayapangus Press Books. http://jayapanguspress.org

Mulyadi. (2019). PELAKSANAAN DAN PENGELOLAAN PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SD/MI. 5(2).

Nurhidayah. (2019). BIMBINGAN KONSELING DALAM PERSPEKTIF ISLAM. Jurnal Kajian Pendidikan Ekonomi Dan Ilmu Ekonomi, 2(1), 1–19. http://www.scopus.com/inward/record.url?eid=2-s2.0-84865607390&partnerID=tZOtx3y1%0Ahttp://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=2LIMMD9FVXkC&oi=fnd&pg=PR5&dq=Principles+of+Digital+Image+Processing+fundamental+techniques&ots=HjrHeuS_

Rahmat, H. K. (2019). IMPLEMENTASI STRATEGI LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING KOMPREHENSIF BAGI SISWA TUNANETRA DI MTs YAKETUNIS YOGYAKARTA. Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling Dan Dakwah Islam, 16(1), 37–46. https://doi.org/10.14421/hisbah.2019.161-03

Rufaidah, E. A., Ibnudin, & Angraeni, D. (2011). Bimbingan dan Konseling Menurut M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah Qur’an Surat Al-Ashr Ayat 3. Jurnal Counselia Bimbingan Dan Konseling Pendidikan Islam, 3(1), 1–26.

Setiowati, A., & Astuti Dwiningrum, S. I. (2020). Strategi Layanan Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah Dasar Untuk Mengatasi Perilaku Bullying. Elementary School: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Ke-SD-An, 7(2), 188–196. https://doi.org/10.31316/esjurnal.v7i2.750

Sriwahyuningsih. (2017). Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka terhadap Karakter Peserta Didik di MI Laikang Kecamatan Ma’ Rang Kabupaten Pangkep. Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 4(1), 40–47.

Sujadi. (2011). Konsep manajemen strategik sebagai paradigma baru di lingkungan organisasi pendidikan. 3(3), 1–17.

Wicaksono, M. (2019). Manajemen Layanan Bimbingan Dan Konseling Dalam Peningkatan Prestasi Belajar Akademik Peserta Didik Man 2 Kota Kediri. Pendidikan.

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-30

Terbitan

Bagian

Articles