RELEVANSI KLASIFIKASI HADHARAH TERHADAP KEHIDUPAN MASYARAKAT KONTEMPORER
DOI:
https://doi.org/10.70281/wxg2dn40Keywords:
Integrasi epistemologis, peradaban Islam, Wahyu, Ilmu, FilsafatAbstract
Penelitian ini mengkaji integrasi epistemologis antara wahyu, ilmu, dan filsafat dalam pendidikan Islam untuk membangun sistem pendidikan yang holistik, seimbang, dan relevan dengan perkembangan zaman. Dengan menggunakan metode kualitatif studi kepustakaan, penelitian ini menelaah keterkaitan ketiga hadharah al-Nash, al-‘Ilm, dan al-Falsafah sebagai fondasi utama dalam membentuk paradigma pendidikan Islam yang integratif. Temuan menunjukkan bahwa ketiganya saling melengkapi dan harus diharmonisasikan agar pendidikan Islam tidak hanya berlandaskan nilai spiritual dan etika, tetapi juga mengakomodasi kemajuan ilmu pengetahuan dan pemikiran kritis. Pendekatan integratif ini penting untuk menjamin keberlangsungan pendidikan Islam yang adaptif dan berdaya saing di era global.
Downloads
References
Abul A’la Al-Maududi, Al-Hadharah Al-Islamiyyah; Ususuha wa Mabadi’uha, Majallah Al-Islam wa Al-Hadharah, Volume I, Riyadh (1979)
Adib, M.A. Upaya Mendialogiskan Pendekatan Normatif dan Historis dalam Studi Islam. (2022)
Adillya Kafilla Auhaina dan Khairunnisa Etika Sari, “Peran Perpustakaan Khalifah al-Hakam II dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan pada Zaman Keemasan Islam di Spanyol,” (Jurnal Thaqāfiyyāt: Bahasa, Peradaban, dan Informasi Islam)21, no. 1 (2022)
Amin Abdullah, Islamic Studies di Perguruan Tinggi: Pendekatan Integratif-Interkonektif , Yogyakarta: Pustaka Pelajar, (2006)
Ida Wijayanti dan Eva Dewi, “Hadharah An-Nash, ‘Ilm dan Falsafah sebagai Metode Pengembangan Keilmuan Islam di Era Kontemporer,” Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya 29, no. 5 (2023)
Lukman, “Piagam Madinah Sebagai Konsep Budaya dan Peradaban,” Jurnal Bina Ummat 2, no. 1 (2019)
Mohamad Yamin, Nanat Fatah Natsir, dan Erni Haryanti, “Jaring Laba-Laba, Interaksi-Interkoneksi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta,” JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 5, no. 1 (2022)
Muhammad Husain Mahasnah, Pengantar Studi Sejarah Peradaban Islam, Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, (2017)
Munawir dan Tobroni, “Model Penelitian Pendidikan Agama Islam Berbasis Integrasi-Interkoneksi: Analisis Pendekatan Pohon Ilmu, Jaring Laba-Laba, dan Twin Tower,” Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam 1, no. 4 (November 2024)
Mustofa Hilmi, Islamisasi Ilmu Pengetahuan: Pergulatan Pemikiran Cendekiawan Kontemporer, Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan 15, no. 2 (2020)
Nunzairina, “Dinasti Abbasiyah: Kemajuan Peradaban Islam, Pendidikan dan Kebangkitan Kaum Intelektual,” JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam) 3, no. 2 (2020)
Nur Rahmat dan Amril M, “Hadarat Al-Nash, Hadharat Al-‘Ilm dan Hadharat Al-Falsafah,” Jurnal Pendidikan Tambusai 9, no. 1 (2025)
Amril M., Epistemologi: Integratif-Interkonektif Agama dan Sains (2016)
Salafudin, Islamisasi Ilmu Pengetahuan, (Pekalogan : Forum Tarbiyah Vol. 11 no. 2, 2013)
Setya Widyawati, “Filsafat Ilmu sebagai Landasan Pengembangan Ilmu Pendidikan,” Jurusan Seni Tari 11, no. 1 (Juli 2013)
Taufik, “Kontrak Pertama Islam dengan Filsafat dan Ilmu Pengetahuan Yunani,”FiTUA: Jurnal Studi Islam 1, no. 2 (Juni 2020)
Umi Hanifah, Islamisasi Ilmu Pengetahuan Kontemporer (Konsep Integrasi keilmuan Di Universitas Universitas Islam Indonesia, TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam 13, no. 2 (2018)
Wail Durant, Qishash Al-Hadharah, Zaki Najib Mahfudz, Lajnah At-Ta’lif wa At-Tarjamah, Kairo: (1956)
Zuhdiyah, “Islamisasi Ilmu Ismail Raji Al-Faruqi”, Tadrib : Jurnal Pendidikan Agama Islam 2, no. 2 (2016)
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Asri Yanti Siregar, Amril M Amril M, Eva Dewi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












